
Lagi Imigran Rohingya Kabur
Laporan Ilyas Ismail
Idi Rayeuk -- Kini sembilan orang lagi warga imigran Myanmar dan Bangladesh kabur dari kamp penampunagn Kantor Camat Idi Rayeuk, Jumat (10/7) sekira pukul 05.19 WIB, sampai berita ini diturunkan kesembilan imigran tersebut belum di ketahui keberadaanya.
Adapun sembilan Imigran yang melarikan diri itu, Duluwuson (25), Rasyidullah( 22), M. Zunaid (21), M. Taufiq (22), Syafrullah (20), Abdul Syukur (23), M. Jamil(19), Zafurqan (20), dan M. Zubai (20), kesembilan para imigran tersebut melarikan diri saat rekan rekan lainya sedang shalat shubuh.
Kejadian Kaburnya Imigran Rohingya dari Kamp penampungan Kantor camat Idi Rayeuk bukan hal yang baru, bahkan dalam beberapa pecan yang lalu 9 orang imigran itu juga telah melarikan diri secara terpisah namun dua diataranya tertangkap lagi di Medan .
Kordinator lapangan relawan kamp penampungan Idi Rayeuk, Aiyub. AMK kepada AP Online, mengatakan kejadian kaburnya lagi 9 imigran tersebut berawal saat kawan mereka melakukan shalat shubuh,” kawannya sedang melakukan shalat, mereka kabur diperkirakan lewat jalan belakang, karena selama ini kamp penampunagn tidak berpagar, jadi sangat mudah mereka untuk kabur,” ucap Aiyub yang juga sebagi Ketua PMI Ranting Idi Rayeuk.
“ Kita mengetahui mereka tidak ada lagi saat para relawan melakukan Absen rutin di pagi hari sekira pukul 8.00 WIB, dan kita lansung melaporkan hal ini kepihak kepolisian tentang kabunya kesembilan Imigran tersebut, “ pangkas Aiyub lagi, seraya menandaskan bahwa kabunya imigran tersebut ada dugaan pihak – pihak tetentu yang melarikan mereka, “ karena beberapa pecan yang lalu kita ada menemukan sebuah HP pada imigran tersebut,” tandasnya lagi.
Bahkan Persolan larinya imigran itu juga telah diberitahukan kepada seluruh kepala Desa yang ada di kecamtan Idi Rayeuk dan sekitarnya, “ agar kalau ada warga yang melihat atau menemukan kesembilan imigran tersebut untuk dapat mengembalikan ke kamp penampungan Kantor Camat Idi Rayeuk,”pinta Aiyub.
Dia juga mengharapkan kepada pihak masyarakat Idi Rayeuk khususnya, kalau mendapati warga imigran itu jangan di perbolehkan tingal dirumah, karena mereka itu warga Negara asing yang tidak mempunyai dokumen yang sah masuk ke Negara ini.