RSS
11 Maret 2010
HomeAceh TodayReintegrasiPEMILUPartai-PartaiBisnis InvestasiEnergiIndeks
Berita Terkait
moreBerita Lainnya
blitzmegaplex
Satu Keluarga Satu Personal Computer Get PC
lokasi: Home / Berita / Bisnis & Investasi / [sumber: achehpress.com]
Kamis, 07/05/2009 | 20:52 WIB - Dibaca 285 Kali
Satu Keluarga Satu Personal Computer Get PC

Banda Aceh – Perkembangan teknologi informasi (IT) sekarang luar biasa pesat. Hampir tak ada sudut dimuka bumi yang tak dijangkau oleh kecanggihan IT. Namun disisi lain ternyata masih banyak orang yang belum “melek” IT alias tak kebagian manfaatnya. Banyak alasan dari mereka yang tidak mengenal IT mulai dari alasan ekonomi hingga alasan gaptek (gagap teknologi alias tidak paham). Oleh karenanya perusahaan prosesor terbesar di dunia yaitu Intel meluncurkan program satu komputer untuk satu keluarga atau one family one PC-(1F1P) untuk masyarakat pelosok. Intel berupaya mendukung dalam pemasaran dan melakukan lobi dengan pemerintah. 

Aceh sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar berkembang dalam IT tidak ketinggalan mendukung program tersebut. Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Aceh bersama anggotanya merancang tipe komputer tersendiri untuk 1F1P dengan memakai brand local yaitu PC Get. Dengan biaya produksi minimal yang tentu saja berimplikasi dengan harga jual murah, dibawah Rp.3 jutaan, PC Get dibuat dengan mengikuti standar yang ditentukan intel. Beberapa komponen yang dipakai oleh PC Get antara lain prosesor intel Atom, layer LCD, RAM 512, Hard disk 80 GB. Pemilihan speksifikasi ini adalah untuk membuat PC Get menjadi komputer hemat energi, sekitar 70 watt, tetapi berkinerja maksimal.

Ketua Apkomindo Aceh, Ir. Amir Faisal, mengatakan 1F1P membutuhkan dukungan banyak pihak agar program ini tidak berkesan mubazir. Kepada perbankan ia berharap mau memberikan dukungan dana kepada pengusaha komputer sebagai biaya produksi. Dukungan bisa dalam bentuk pemberian kredit murah bagi pegawai yang ingin mendapatkan komputer. Bagaimana dengan investor sendiri? “Sejauh ini belum ada investor besar yang mau menanamkan modal untuk PC Get. Jadi kita masih mengandalkan anggota masing-masing untuk memproduksi,”katanya. Selain perbankan, Amir Faisal meminta pihak PLN mensuplai listrik kepada seluruh masyarakat. “Jangan sampai masyarakat sudah punya PC Get tetapi rumahnya belum dialiri listrik,”ujarnya. Kebutuhan listrik PC Get sangat kecil sehingga rumah yang memiliki 2 Amper pun sudah memenuhi syarat. 

Dukungan lain yang juga tak kalah pentingnya ialah dari penyedia jasa internet. Terutama Telkomsel yang memiliki jaringan di semua daerah. Program 1F1P bertujuan agar masyarakat segala lapisan dapat mengakses segala informasi dengan mudah dan cepat. Dengan komputer yang terhubung dengan internet maka upaya ini dapat terealisasi. PC Get memang dirancang untuk pengguna pemula yang selain bisa digunakan untuk kebutuhan komputer secara umum tetapi juga bisa berinternet ria. “Untuk pekerjaan komputing berat seperti desain grafis atau multi tasking memang belum optimal tetapi setidaknya dengan membuat masyarakat kenal dulu dengan komputer mereka diharapkan dapat meningkatkan speksifikasi komputer kebutuhan mereka secara bertahap,”ujar Amir Faisal.

Salah komponen yang membuat harga komputer menjadi mahal adalah software yang dipakai atau operating system. Selama ini software yang dipakai pada masyarakat adalah bajakan sedangkan jika ingin memakai software asli harganya lumayan mahal, bisa mencapai Rp.1,5 jutaan. “Untuk itu kita mengajak pihak-pihak yang mempunyai kemampuan dibidang open source seperti Linux mau ikut berpartisipasi dalam 1F1P,”ujarnya. Dengan demikian software yang dipakai tetap asli berkualitas dengan harga terjangkau. 

Satu keluarga satu komputer bukan lagi mimpi di masa depan. Dengan harga murah dan berkualitas bukan tidak mungkin suatu saat nanti kita melihat seorang petani di Geumpang sedang browsing internet di sela-sela kerjanya. Kalau ada yang murah buat apa beli yang mahal!

 
Komentar
Judul:
 
Nama Lengkap:
Anti Spam: